
SD Muhammadiyah 11 Surabaya menggelar acara puncak Program Penguatan Pendidikan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk jenjang kelas 4 dengan mengangkat tema kearifan lokal Surabaya. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (20/6/2025) di Auditorium Fachruddin dan diikuti oleh seluruh siswa kelas 4 beserta wali murid.
Acara puncak P5 ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Surabaya kepada para siswa, sekaligus memperkuat karakter dan identitas pelajar Pancasila. Melalui berbagai kegiatan edukatif dan kreatif, siswa diajak untuk mengenal lebih dalam budaya, sejarah, serta tradisi khas Surabaya yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.
Kegiatan yang dilakukan antara lain penampilan berbagai macam kesenian berunsur surabaya, seperti gerak dan lagu “Surabaya” dan “Rek Ayo Rek”, Ludruk, Tari Lenggang, dan juga Parikan. Selain itu, siswa juga ada sesi presentasi mengenai cara budidaya terong pada media daur ulang, yang sekaligus mengedukasi para wali murid tata cara menanam terong pada media daur ulang.

Kepala SD Muhammadiyah 11, Mursiah SAg MPd menyampaikan bahwa tema kearifan lokal dipilih untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menghargai warisan budaya kepada generasi muda. “Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan peduli terhadap lingkungan serta budaya di sekitarnya,” ujarnya.
Acara puncak P5 ini mendapat antusiasme tinggi dari siswa dan orang tua, yang turut hadir memberikan dukungan. Dengan terlaksananya kegiatan ini, SD Muhammadiyah 11 berharap dapat terus mengembangkan program pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter pelajar masa depan. (Salsa/Fikri)