
Menjadi generasi yang sukses adalah dambaan setiap orang tua terhadap anaknya. Hal ini diulas dalam acara motivasi Emotional Spiritual Quotient (ESQ) yang dikemas dengan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas), Sabtu (3/5/2025).
Dengan mengambil tema “Kolaborasi Orang Tua untuk Sukses Ananda” ini dilaksanakan di auditorium AR Fakhruddin dan diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari seluruh siswa kelas 6 bersama orang tua, wali kelas, dan guru Mata Pelajaran (Mapel). Hadir sebagai narasumber ESQ Muhammad Syaikhul Islam MHI CHT CI.
Dengan gaya penyampaian yang santai dan komunikatif, Syaikhul Islam membuka materinya dengan permainan yang melatih konsentrasi, untuk memastikan seluruh peserta ESQ dalam kondisi siap menerima materi.
Secara serentak, seluruh peserta mengikuti arahan ustaz Ikhul (icool) sapaan akrabnya, mulai dari yel-yel SD Muhlas, menirukan kalimat motivasi hingga seluruh siswa dan orang tua menggambar obyek yang ditentukan.
“Malam ini, guru, siswa dan orang tua bersama sama menuntut ilmu, untuk itu mari kita fokus dulu,” ujar pria asli Bojonegoro ini dengan penuh semangat.

Peraih predikat sertifikat Hypnotherapist terbaik tahun 2024 ini, memulai paparannya dengan menampilkan slide demi slide ppt, kemudian membacakan sebuah hadits Bukhari Muslim tentang menuntut ilmu.
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَ
Yang artinya: “Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699).
“Orang berilmu itu seperti tanaman padi, semakin tua semakin merunduk. Orang tua perlu tahu gaya belajar siswa, yaitu visual, auditory, dan kinestetik,” ungkapnya.
Sambil sesekali menghampiri para hadirin, lalu dia berkata, “Semua orang tua pasti menginginkan anaknya sukses,”

5 Karakter menjadi Generasi Sukses
Masih dengan kepala SD Muhammadiyah 4 (SD Mudipat) Pucang Surabaya 2018-2022 ini kemudian menyampaikan materi lima karakter menjadi generasi sukses. “Karakter ini kita sebut dengan 5B,” katanya.
Yang pertama yakni beriman. Dalam penggalan surat Ali Imron ayat 110 dijelaskan:
“Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia (selama) kamu menyuruh (berbuat) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah”.
Kedua, berbakti. Menjadi generasi sukses harus berkarakter berbakti kepada kedua orang tua dan guru. Ketiga berilmu, sebagaimana ungkapan Imam Syafii,
“Barangsiapa yang menginginkan dunia maka hendaklah berilmu. Barangsiapa yang menginginkan akhirat, maka hendaklah dengan ilmu. Barangsiapa yang menginginkan keduanya, maka hendaklah dengan ilmu.”
Keempat, berguna. Salah satu contoh tokoh Muhammadiyah, yakni KH Ahmad Dahlan yang mendirikan Persyarikatan Muhammadiyah hingga saat ini ratusan hingga ribuan sekolah, masjid dan rumah sakit yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Dan yang kelima, berani. Generasi sukses harus berkarakter berani dalam bertindak demi kebaikan. Dalam surat Al Insyira ayat 5-6.
“فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا. إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا”,
“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
“Lima karakter tersebut harus dimiliki generasi saat ini agar tangguh dan mampu meraih sukses di masa datang, mengatasi segala kesulitan yang ada di sekitar mereka, serta meyakini bahwa sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,” pungkasnya.
Acara diakhiri dengan doa bersama untuk sukses ujian sekolah yakni Penilaian Sumatif Satuan Pendidikan (PSSP) dan para siswa beristirahat untuk melanjutkan acara sholat lail serta sholat subuh keesok harinya.
Editor: Muriyono

