Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SD Muhammadiyah 11 Surabaya dimulai pada Senin (14/7/2025). Acara seremonial yang digelar di auditorium AR Fachruddin lantai 4 gedung SD Muhlas tersebut diikuti sekitar 500 siswa dari kelas 1 hingga kelas 4.

Hadir pula Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Ahwan Hamid SPd MPdI bersama ketua Majelis Dikdasmen, Dr H Izza Anshory ST MT, pengawas sekolah dasar Drs Mudjoko MSi, dan kepala SD Muhlas Mursiah SAg MPd.

Dalam sambutannya, Kepala SD Muhlas Mursiah membuka dengan yel-yel kebanggaan, “SD Muhlas, tiada hari tanpa prestasi,” yang ditirukan serentak seluruh siswa dengan tepuk tangan meriah memenuhi auditorium.

Selain itu, ia juga menyampaikan pesan kepada ratusan siswa yang hadir. “Sekolah sudah dimulai untuk seluruh siswa tetap semangat belajar dengan riang gembira menuju kesuksesan,” ujarnya.

Masih dengan Ketua Majelis Kader PCM Krembangan ini juga menyampaikan pesannya. “Bahwa menjadi siswa SD Muhlas harus mampu melaksanakan lima hal untuk siap menjadi pembelajar yang tangguh ,” terangnya.

Pertama, menjaga adab dan akhlak. Kedua, mau bertanya. Ketiga, cinta lingkungan, menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya. Keempat cinta sahabat dan tidak suka membully. Kelima, menjaga nama baik dan bangga menjadi keluarga SD Muhlas.

“Semoga dalam pekan MPLS tahun ini bermanfaat bagi siswa, sehingga diharapkan para siswa senantiasa semangat belajar dengan ceria dan bahagia,” pungkasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Krembangan Izza Anshory mengapresiasi kegiatan MPLS SD Muhlas.

“Alhamdulillah, para siswa sangat semangat berangkat ke sekolah untuk siap menjadi generasi suskes,” ujarnya.

Lalu ia juga berpesan kepada seluruh siswa bahwa untuk menjadi siswa SD Muhlas harus JUARA. “Satu kata yang terdiri lima huruf mempunyai makna masing-masing,” katanya.

Huruf J, bermakna jujur. “Siswa SD Muhlas harus berkata yang jujur, mengucapkan hal yang baik-baik,” imbuhnya.

Huruf U, bermakna ulet. Semangat dan kerja keras dalam belajar adalah kunci sukses menjadi siswa SD Muhlas, bahkan hingga jenjang yang lebih tinggi nantinya.

Lalu huruf A, artinya ayo bantu sesama teman yang membutuhkan. Dan huruf R, artinya rajin beribadah dan belajar. “Dua hal ini tidak bisa dipisahkan sebagai seorang muslim, karena untuk kebahagiaan di akhirat nantinya,” ujar dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ini.

Ustadz Izza melanjutkan, huruf A yang terakhir yakni aku bangga menjadi siswa SD Muhlas.

“Selamat melajar di SD Muhlas, semoga menjadi anak-anak yang shalih-shalihah dan sukses selalu,” pungkasnya.

Sementara itu pengawas sekolah, Bapak Mudjoko mengapresiasi pelaksanaan MPLS SD Muhlas yang mampu membuat para siswa ceria dan antusiasme wali murid sangat tinggi dalam mendukung pendidikan yang lebih baik lagi.

Ia juga menjelaskan tentang tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

“Saya yakin dan percaya, SD Muhlas sudah sejak lama menerapkan karakter bangun pagi, shalat, belajar, hingga makan gizi,” ungkapnya.

“Kami berharap para siswa tetap semangat menerapkannya dengan istiqomah sehingga siswa SD Muhlas adalah anak-anak Indonesia yang hebat dan berakhlaqul karimah,” pungkasnya.

Pada sesi penutupan juga di launching buku 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Secara simbolis para undangan membagikan kepada para siswa. (Endar/Fikri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *