
SD Muhammadiyah 11 (Muhlas) Surabaya menggelar pertemuan wali murid Kelas I Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai bagian dari rangkaian sosialisasi Penerimaan Siswa Baru (SPMB), khususnya untuk kelas Cambridge International Program (CIP) pada Kamis (18/12/2025).
Kegiatan ini menjadi forum awal bagi sekolah untuk menyampaikan arah kebijakan, konsep pembelajaran, serta kesiapan program unggulan yang mengintegrasikan kurikulum internasional dengan penguatan karakter, akhlak, dan nilai-nilai keislaman.
Kepala SD Muhlas, Mursiah, M.Pd., dalam paparannya menegaskan bahwa CIP dirancang untuk mengoptimalkan potensi akademik peserta didik sejak dini, sekaligus membentuk pribadi berakhlak mulia dan siap bersaing di tingkat global.
Dalam kesempatan tersebut, para orang tua dibekali informasi komprehensif terkait sistem pembelajaran, pola pendampingan siswa, serta target capaian yang akan ditempuh selama mengikuti program tersebut.
“Pendidikan anak merupakan investasi masa depan. Oleh karena itu, mari menyederhanakan gaya hidup dan mengutamakan rezeki yang kita miliki untuk memilih program pendidikan terbaik bagi ananda,” ujar Mursiah.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan membutuhkan ikhtiar dan sinergi yang kuat antara sekolah, wali murid, serta lingkungan sekitar guna menciptakan ekosistem belajar yang sehat, suportif, dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pada SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027, SD Muhlas berencana membuka dua kelas CIP.
“Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas peserta didik, sekolah akan melaksanakan tahap observasi kedua bagi calon siswa yang masih berkesempatan mengikuti seleksi lanjutan,” jelasnya.
Tahapan ini, menurutnya, bertujuan untuk memastikan kesiapan akademik, kemandirian, serta potensi belajar siswa agar selaras dengan karakteristik dan tuntutan program.
Sementara itu, penanggung jawab Program Kelas CIP, Robica, M.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran di Kelas CIP dirancang secara aktif dan kontekstual untuk mengasah kemampuan kemampuan listening, speaking, reading, and writing.
Hal tersebut diperkuat oleh pemaparan Manager East Indonesia, International Education, Cambridge University Press and Assessment, Rizky Konstantinovha, yang menyampaikan bahwa paparan bahasa Inggris dalam CIP tidak hanya membekali siswa dalam mata pelajaran English, Mathematics, dan Science, tetapi juga secara simultan mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, dan kemampuan komunikasi melalui berbagai aktivitas pembelajaran di dalam maupun di luar kelas. (*)
*) Penulis : Muri