
Dalam upaya mewujudkan predikat Sekolah Adiwiyata pada tahun 2026, SD Muhammadiyah 11 terus mengembangkan berbagai program berbasis lingkungan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mengenalkan metode penanaman hidroponik kepada para siswa sebagai solusi memanfaatkan sudut-sudut sekolah menjadi lahan produktif.
Program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan praktik, tetapi juga sebagai proses pembelajaran yang menyeluruh. Siswa dilibatkan secara langsung mulai dari tahap penyemaian bibit, perawatan berkala, hingga proses panen. Sebelum memulai praktik, siswa terlebih dahulu diajak mengunjungi lokasi yang telah berhasil menerapkan metode hidroponik sebagai bentuk pembelajaran kontekstual.
Dalam pelaksanaannya, siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil dan mendapatkan pendampingan langsung dari Ustadzah Isti’anah Hajar, S.Pd. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilan siswa dalam bercocok tanam secara modern dan ramah lingkungan.
Kepala SD Muhammadiyah 11, Mursiah, S.Ag.M.Pd. menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini.
“Kegiatan hidroponik ini bukan hanya tentang menanam, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan. Kami ingin siswa memahami pentingnya menjaga alam, memanfaatkan lahan secara efektif, dan menerapkan pola hidup hijau dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga bertujuan untuk menghasilkan tanaman pangan sehat sekaligus menjadi sarana edukasi yang aplikatif. Sekolah berharap program hidroponik ini dapat terus dilaksanakan, dikembangkan, dan menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah.
Dengan bekal pengetahuan yang diperoleh, siswa diharapkan mampu berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, baik di sekolah maupun di kehidupan sehari-hari.