Suasana berbeda terlihat di salah satu ruang kelas SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas), Jumat (5/6/2026). Puluhan siswa kelas 5 Al Jabbar tampak antusias mengikuti kegiatan Guru Sehari yang menghadirkan orang tua murid sebagai narasumber pembelajaran.

Dalam program My Parents My Teacher yang mengusung tema Mengenal Lebih Dekat Profesi Ayah Bundaku, sekolah menghadirkan Rachma Nur Devianti, S.T., M.MPar., dosen Teknologi Pangan sekaligus ibu dari Syanala Adzkia Pradana, siswi kelas 5 Al Jabbar.

Pada kesempatan tersebut, para siswa diajak mengenal dunia teknologi pangan melalui praktik langsung membuat selai kacang. Mereka mempelajari berbagai tahapan produksi, mulai dari proses sortasi bahan, penghalusan, hingga pengemasan produk secara higienis.

Tak hanya itu, siswa juga mendapatkan pengetahuan tentang berbagai jenis makanan dan minuman olahan yang berasal dari umbi-umbian, buah-buahan, sayuran, serta bahan alami lainnya.

Kegiatan berlangsung semakin menarik ketika para siswa mencoba mengaduk bahan selai dan menempelkan label pada kemasan hasil karya mereka sendiri. Sebagai penutup, seluruh peserta menikmati roti dengan selai yang telah dibuat bersama.

Dalam kesempatan itu, Rachma Nur Devianti memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat dalam belajar dan meraih cita-cita.

“Apa yang kamu pelajari saat ini akan berguna suatu saat nanti. Tetap semangat, jangan berhenti belajar, rajin dan giat disertai doa, maka kesuksesan profesi akan menyertaimu,” tuturnya.

Bunda Syanala, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan sains pangan kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

“Anak-anak jadi tahu kalau selai di rumah bisa dibuat sendiri tanpa pengawet. Ini sains yang menyenangkan,” ujarnya.

Ia berharap materi yang diberikan serta partisipasi para orang tua dalam kegiatan tersebut dapat menambah wawasan dan pengalaman belajar siswa.

“Semoga sedikit materi yang kami sampaikan dan juga partisipasi ayah-bunda jenjang kelas 4 dan 5 hari ini bisa bermanfaat bagi wawasan siswa untuk ke depannya,” tutupnya.

Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Mursiah, S.Ag., M.Pd., menilai program My Parents My Teacher menjadi salah satu sarana efektif untuk memperluas wawasan siswa melalui pengalaman belajar langsung.

“Anak-anak tidak hanya teori. Mereka praktik langsung, belajar kolaborasi, dan makin cinta produk lokal,” ungkapnya.

Menurutnya, SD Muhlas terus berupaya membangun sinergi yang kuat dengan wali murid melalui berbagai program sekolah. Salah satunya diwujudkan melalui keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran di kelas.

“Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam bentuk nyata. Orang tua tidak hanya mendampingi belajar di rumah, tetapi juga berkontribusi langsung dalam proses pembelajaran di sekolah,” imbuhnya.

Ketua Majelis Kader Pimpinan Cabang Muhammadiyah Krembangan itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wali murid yang telah berpartisipasi, mulai dari proses penjaringan guru tamu hingga pelaksanaan kegiatan.

Program My Parents My Teacher sendiri menjadi agenda tahunan SD Muhlas yang dilaksanakan menjelang libur semester. Tahun ini kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni Kamis (4/6/2026) untuk siswa kelas 1 hingga 3, serta Jumat (5/6/2026) untuk siswa kelas 4 dan 5.

Melalui kehadiran berbagai profesi secara langsung di ruang kelas, siswa tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga mendapatkan inspirasi untuk mengenal dunia kerja dan meraih cita-cita di masa depan.

*) Penulis : Muriyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *