Keceriaan terpancar dari wajah siswa-siswi SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) saat melangkahkan kaki kembali ke sekolah pasca-libur Idulfitri 1447 Hijriah. Mengawali hari pertama masuk pada Senin (30/3/2026), sekolah yang berlokasi di kawasan Krembangan ini menggelar kegiatan Halalbihalal sebagai sarana penguatan karakter dan silaturahmi.

​Acara dibuka dengan khidmat oleh Ustadz Ahmad Mujaddid, S.H., M.Pd., diawali dengan murajaah dan doa bersama di kelas masing-masing sebelum seluruh civitas akademika berkumpul untuk mendengarkan pesan edukatif dari pimpinan sekolah.

Pesan Maaf dan Apresiasi

​Kepala SD Muhlas, Mursiah, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh siswa, guru, dan karyawan yang hadir dengan semangat baru.

​”Alhamdulillah, di momen spesial bulan Syawal ini, kami mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Membedah Makna Mendalam Kata “FITRI”

​Yang menarik, dalam balutan suasana lebaran ini, Mursiah yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Kader PCM Krembangan tersebut memberikan ulasan mendalam mengenai akronim kata “FITRI” sebagai pedoman hidup sehari-hari bagi para siswa, yakni;

​”Semoga di hari nan fitri ini, kita semua mampu menjadi pribadi yang unggul, berprestasi, dan istiqomah dalam menebar kebaikan terhadap sesama,” pungkasnya.

Membangun Kebersamaan

​Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Irwan, S.Pd., M.Pd.I. Sebagai puncak acara, suasana berubah menjadi penuh haru dan kehangatan saat seluruh siswa berbaris rapi untuk bersalam-salaman dengan jajaran guru dan karyawan. Prosesi ini menjadi simbol peleburan salah dan khilaf, sekaligus tanda dimulainya lembaran baru dalam kegiatan belajar mengajar di SD Muhlas. (Muriyono/yupan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *